Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPOLRI

Kapolda Riau Resmikan SPPG Rohul, Pastikan MBG Aman, Sehat dan Berkualitas

25
×

Kapolda Riau Resmikan SPPG Rohul, Pastikan MBG Aman, Sehat dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Riau, Pojokkulon.com – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polres Rokan Hulu. Dapur itu menjadi SPPG ke-7 di jajaran Polda Riau yang dihadirkan guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang aman, sehat, dan berkualitas. Jumat (24/10/).

Peresmian ini turut dihadiri Irwasda Polda Riau Kombes Pol. Prabowo Santoso, Ketua Bhayangkari Daerah Riau Ny Tina Agustina Heryawan dan pengurus, Ny Nelly Prabowo, Penata Kebijakan Kapolri Tingkat III Polda Riau Kombes Pol. Bahtiar Alponso, Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, dan Wakil Bupati Rohul Sukiman.

Example 300x600

Kapolda menyampaikan program MBG yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Polda Riau secara konsisten mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas sesuai standar kesehatan nasional,” ujar Irjen Pol. Herry.

Kapolda menekankan pentingnya penerapan standar mutu pangan dalam setiap proses produksi di dapur SPPG. Sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya bergizi, namun juga layak konsumsi dan menjamin kesehatan penerima manfaat.

“Pilih bahan baku yang segar dan aman, hindari yang sudah kedaluwarsa,” tegasnya.

Selain itu, Irjen Pol. Herry Heryawan juga mengingatkan agar penyimpanan bahan pangan dilakukan sesuai dengan standar suhu yang berlaku, guna menjaga kualitas dan mencegah kontaminasi.

“Simpan bahan segar pada suhu 0–5°C, bahan beku di bawah -18°C, dan bahan kering di tempat sejuk. Pastikan penyimpanan yang tepat agar bahan tidak rusak,” ujarnya.

Dalam rangka menjaga keamanan pangan, Polda Riau memastikan setiap dapur SPPG menerapkan sistem security food dan pengawasan ketat dari tahap pengolahan hingga distribusi. Setiap makanan yang akan disalurkan juga wajib diperiksa oleh Puskesmas dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) setempat.

“Wajib melibatkan Puskesmas dan UKS untuk melakukan pemeriksaan sebelum makanan didistribusikan kepada siswa,” tambahnya.

Tak hanya itu, seluruh SPPG di bawah Polda Riau diwajibkan melakukan rapid test (security food check) terhadap makanan yang akan disajikan.

“Untuk memastikan makanan aman, bebas dari bakteri dan racun,” ucapnya.

Irjen Pol. Herry Heryawan mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan wadah makanan seperti food tray atau ompreng yang digunakan dalam distribusi agar tidak menjadi sumber kontaminasi.

“Setiap tahap pengolahan, penyajian, dan distribusi makanan harus diawasi secara cermat agar tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas,” tambahnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga keamanan pangan dari hulu ke hilir mulai dari proses penanaman, pemanenan, pengelolaan, penyimpanan, hingga distribusi ke tangan penerima manfaat.

“Keamanan pangan harus diperhatikan sejak dari sumber bahan makanan hingga sampai ke dapur SPPG yang menyiapkan makanan bagi para siswa,” ucapnya.

(Red/Rezha LDD)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *